Friday, 27 February 2015

PENDIDIKAN =IDENTITAS

           Dalam undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, dikatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
         Pasal 3 pada undang-undang tersebut diatas mengatakan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,  kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.         Pasal 3 pada undang-undang tersebut diatas mengatakan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,  kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.         Pasal 3 pada undang-undang tersebut diatas mengatakan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,  kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.            Secara umum, dapat dikatan bahwa pendidikan merupakan unsur pembentuk watak dan peradaban suatu bangsa atau negeri. tidak dapat dipungkiri lagi, pendidikan merupakan faktor penting keberhasilan suatu pemimpin. parameter yang dipakai adalah seberapa besar angka Partisipasi Masyarakat dalam hal pendidikan. atau dengan kata lain, seberapa besar tingkat kepedulian mayarakat terhadap pendidikan.                  Perlu diketahui bahwa, semakin rendah tingkat kepedulian masyarakat terhadap pendidikan maka semakin rendah pula watak dan norma masyarakat tersebut. dibawah ini saya paparkan beberapa pernyataan Tokoh tentang Pendidikan :1. “Jika seseorang bepergian dengan tujuan mencari ilmu, maka Allah akan menjadikan perjalanannya seperti perjalanan menuju surga” – Nabi Muhammad SAW2. “Jika anda mendidik seorang pria, maka seorang pria akan terdidik. Tapi jika anda mendidik seorang wanita, sebuah generasi akan terdidik” – Brigham Young3. “Hiduplah seolah engkau mati besok. Belajarlah seolah engkau hidup selamanya” – Mahatma Gandhi4. “Pendidikan adalah tiket ke masa depan. Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini” – Malcolm X5. “Seseorang yang berhenti belajar adalah orang lanjut usia, meskipun umurnya masih remaja. Seseorang yang tidak pernah berhenti belajar akan selamanya menjadi pemuda” -Henry Ford6. “Berikan seorang pria semangkuk nasi dan Anda akan memberinya makanan untuk sehari. Ajarkan seorang pria memelihara padi dan Anda akan memberinya makanan seumur hidup” – Confusius7. “Pendidikan bukanlah proses mengisi wadah yang kosong. Pendidikan adalah proses menyalakan api pikiran” – W.B. Yeats8. “Tujuan dari belajar adalah terus tumbuh. Akal tidak sama dengan tubuh, akal terus bertumbuh selama kita hidup” – Martimer Adler9. “Jika kamu tidak mengejar apa yang kamu inginkan, maka kamu tidak akan mendapatkannya. Jika kamu tidak bertanya maka jawabannya adalah tidak. Jika kamu tidak melangkah maju, kamu akan tetap berada di tempat yang sama” – Nora Roberts10. “Orang bijak belajar ketika mereka bisa. Orang bodoh belajar ketika mereka harus” – Arthur Wellesley11. “Belajar layaknya mendayung ke hulu; Jika tidak maju, maka akan terhanyut ke bawah” – NN12. “Pengetahuan yang benar tidak diukur dari seberapa banyak Anda menghafal dan seberapa banyak yang mampu Anda jelaskan, melainkan, pengetahuan yang benar adalah ekspresi kesalehan (melindungi diri dari apa yang Allah larang dan bertindak atas apa yang Allah amanatkan) – diriwayatkan oleh Abu Na’im13. “Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan itu Anda dapat mengubah dunia” – Nelson Mandela14. “Pendidikan setingkat dengan olahraga dimana memungkinkan setiap orang untuk bersaing” – Joyce Meyer15. “Pembelajaran tidak didapat dengan kebetulan. Ia harus dicari dengan semangat dan disimak dengan tekun” – Abigail Adams16. “Berpikir adalah kegiatan tersulit yang pernah ada. Oleh karena itu hanya sedikit yang melakukannya” – Henry Ford17. “Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh.” – Albert Einstein18. “Belajar memang bukan satu-satunya tujuan hidup kita. Tetapi kalau itu saja kita tidak sanggup atasi, lantas apa yang akan kita capai” – Shim Shangmin19. “Sekolah maupun kuliah tidak mengajarkan apa yang harus kita pikirkan dalam hidup ini. Mereka mengajarkan kita cara berpikir logis, analitis dan praktis.” – Azis White20. “Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan” – Mario Teguh21. “Adalah baik untuk merayakan kesuksesan, tapi hal yang lebih penting adalah untuk mengambil pelajaran dari kegagalan” – Bill Gates22. “Jangan pernah berhenti untuk terus belajar, karena dari belajar kamu tidak pernah kehabisan akal.” – AnakUnsri.com23. ”Engkau berpikir tentang dirimu sebagai seonggok materi semata, padahal di dalam dirimu tersimpan kekuatan tak terbatas” – Ali Bin Abi Thalib RA.24. ”If you want to get laid, go to college. If you want an education, go to the library” – Frank Zappa25. ”Ilmu itu di dapat dari lidah yg gemar bertanya dan akal yg suka berpikir”. – Abdullah bin Abbas26. ”Education is the ability to listen to almost anything without losing your temper or your self-confidence.” – Robert Frost
27. ”Education: the path from cocky ignorance to miserable uncertainty.” – Mark Twain28. S.T.U.D.Y = Singing, Tweeting, Unlimited Texting, Dreaming, Yawning!29. Seseorang dengan wawasan yang cukup untuk mengakui kekurangannya berada paling dekat dengan kesempurnaan30. Pengetahuan ditingkatkan dengan belajar; kepercayaan dengan perdebatan; keahlian dengan latihan & cinta dengan kasih sayang.


MAKA RENUNGKANLAH, APAKAH KITA PEDULI ATAU TIDAK

Monday, 26 January 2015

SESUATU YANG TAK TERNILAI

Diriku Bukan Lah apa-apa ......
Diriku Antara ada dan Tiada .......
Diantara mereka yang ada dan tiada .....
Aku Tak Bisa menyombongkan diriku .....
Karena Aku hanya mampu untuk berharap .....
Setiap hari hanya berharap .....
Meminta dan Hanya Meminta .....

Bisa mengulurkan tangan ...
Tapi tak tahu tangan siapa yang kuulurkan kepada mereka
Apakah ini tangan ku.....

Aku melangkah .....
Ber mil mil jauhnya ....
Tapi aku hanya mampu meminjam pijakan .....
Entah Pijakan siapa ....
Apakah itu pijakan mu ...
Atau Pijakan ku

Perlahan kuhirup sesuatu dari alam ...
Yang entah apa namanya ....
Tapi tanpa itu, dada ini terasa sesak...
Bagai di dalam ruang hampa...

Milik Siapakah itu....
Ternyata Aku hanya mampu meminjam
Setiap hari seperti itu.
Terus berlalu
Semuanya Tak Ternilai ....


Friday, 3 August 2012

BELAJAR CERDAS DAN BELAJAR MENCERDASKAN

Setiap hari ini lah hidupku, mengembara ilmu dari hari kehari. Banyak cara yang dapat ku lakukan untuk menimba ilmu demi untuk mencerdaskan diri pribadi bahkan diri orang lain lebih tepatnya murid-murid ku. mulai dari membaca buku, mengamati tingkah laku, sampai kepada menjelajahi yang namanya internet. terkadang aku berpikir untuk apa itu semua. Apakah itu berguna buat ku, apakah itu menguntungkn buatku. Semua pertanyaan itu pernah terbesit difikiranku bahkan sangat sering.
ketika pagi hari aku keluar dari rumah dan melangkahkan kaki kanan ku untuk menuju suatu tempat entah apa lah namanya, yang pasti disanalah ku curahkan semua yang aku ketahui tentang dunia ini atau tentang hari akhir nanti walaupun agak sedikit menambahi entah benar atau tidak.

Bersambung...............

Wednesday, 23 May 2012

DI JODOH KAN

Ahahahaiiii... cerita ku ini sangat menggelikan hati ku, semalam awak dapat sms dari Ibu Kawan Diklat istri dari Guru ku yang merupakan kawan juga di MKKS SMK, Ibu itu sms ke aku nama 4 orang cewek .....
namanya
Ita Guru SMK PGRI Rantau Prapat
Imah Guru SMA N 6 Padangsidimpuan
Dini Pegawai Pemkab Labuhanbatu
Uli Guru SMK Padangsidimpuan

semuanya temen dekat ibu itu,...... malah dia bilang awak harus bisa dapetin salah satunya
emang nya awak ni apaaaannn

Capeee deeehhh,....
mana mereka ndak ada yang belum awak kenal satu pun, hadeeeehhhh

mana mungkin awak suka,....
secara awak kan udah punya gebetan

ahahahahiiiiii.... pede amat awak ni

JALAN-JALAN ATAU WORKSHOP

JALAN-JALAN ATAU WORKSHOP

Semalam dapat Fax dari Dinas Pendidikan Provinsi untuk ikut Workshop, tempat workshop nya Di Berastagi tempatnya Sejuk dan Indah. Tapi Aku Pikir Baru 3 Hari Awak Pulang dari situ diklat Guru Matematika. hmmmm.... pasti banyak orang yang Viktor (Vikiran Kotor). Masak Cuma awak saja yang terus disuruh.... Bosan Juga

Tapi Mo gimana lagi, .... ya sudah lah, walaupun awak agak silau ngeliat Yayasan
Yayasan sih cuma nanyak, ada lesnya gak besok,... hmmmmm awak bilang aja nggak ada padahal ada koq 2 les hari kamis,...


Wednesday, 16 May 2012

REFLEKSI KU

16 Mei 2012
REFLEKSI KU

pada pagi hari ini saya akan melangkahkan kaki saya pergi ke ruang belajar dan akan bertemu dengan 65 teman-teman guru Matematika se Sumatera Utara dan kami akan dibimbing oleh 5 orang instruktur, sebelumnya selama 2 hari ruangan kami sudah dihiasi dengan coretan-coretan hasil karya kami semua. sebagianbesar peserta sangat antusias dalam mengikuti sesi pagi ini, terbukti dengan semangatnya para peserta mempersiapkan bahan-bahan untuk melakukan praktek theaching. walaupun sebenarnya masih ada yan gwrbs dvsg kurang antusias termasuk salah satunya adalah saya. Sebenarnya tidak ada alasan bagi saya untuk tidak antusias mengikuti sesi pagi ini karena sebenarnya ini penting bagi saya dalam mengajar nantinya sampai di Sekolah saya. kurangnya antusias saya dalam sesi pagi ini sebenarnya merupakan tumpukan kemalasan saya dari beberapa hari sebelum keberangkatan saya ke tempat Diklat ini, hmmmm tapi sebenarnya itu bukan alasan.
seharusnya saya tidak boleh bertindak demikian, karena memang ini sangat bermanfaat bagi saya. sebaiknya saya harus tetap bersemangat mengikuti kegiatan ini. kedepan saya harus lebih semangat lagi agar supaya saya lebih berkembang kedepan demi Kemajuan Pendidikan Indonesia